STIKES Griya Husada Sumbawa (GHS) lahir dalam semangat dan cita dalam pengembangan SDM tenaga kesehatan yang mampu bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompetitif. Untuk mencapai impian tersebut, Yayasan Griya Husada Sumbawa dengan S.K. KEMENKUMHAM No. AHU-815.AH.01.04.2012. 

Membangun STIKES Griya Husada sumbawa yang merupakan pendidikan formal guna melakukan analisis kebutuhan dan potensi yang ada di kabupaten Sumbawa khususnya dan Provinsi NTB umumnya bersama-sama pemerintah daerah kabupaten Sumbawa dan organisasi profesi, adanya analisis tersebut lahirlah kesepakan antara pemda kabupaten Sumbawa dan organisasi profesi seperti PPNI, IBI dan IAKMI untuk mendukung Yayasan GHS dalam membangun dunia pendidikan di daerah kab. Sumbawa khusunya tenaga profesional, dukungan pemda kab Sumbawa dan organisasi profesi diujudkan dalam bentuk rekomendasi pendirian STIKES GHS.

Hal ini titik dasar dalam membangun STIKES GHS dengan berbagai macam rintangan dan tantangan dalam membangun dunia pendidikan kesehatan jenjang perguruan tinggi yang dimana di kab Sumbawa belum adanya pendidikan sarjana kesehatan. Lebih luas lagi di pulai Sumbawa yang memiliki 4 kabupaten 1 kota, pada tahun 2012 hanya memiliki PTS di kab Bima, sedangkan 4 kab/kota belum memilki PTS. Luas wilayah pulau Sumbawa jauh lebih besar dibandingkan pulau Lombok yang merupakan satu kesatuan Provinsi NTB. Serta secara geografis pulau Sumbawa pesisir pantai dan pegunungan sehingga antara pulau sumbawa dengan pulau lombok yang merupakan kota provinsi NTB menempuh jarak darat 100-200km dengan waktu tempuh darat  6-10 jam.

Gambaran inilah yang melahirkan STIKES GHS untuk berdiri pada tanggal 19 Januari 2016 dengan No. S.K. KEMENRISTEKDIKTI No. 04/KPT/I/2016.